Konten Kreatif

Pak Ndul...

Pasti masih segar dalam ingatan kita istilah, 'Ahlinya ahli, intinya inti, core of the core'. Kira-kira dua minggu yang lalu, aku dikirimi video. Isinya mungkin menggelitik, ngawur bin bahlul. Bisa juga sedikit gila. Bagaimana mungkin pelepah pisang yang tak memiliki serat (yang mampu menumbuhkan akar) bisa dicangkok. Seenak perut dia berpendapat begini ketika ditanya.
"O, Anda datang ke orang yang tepat untuk bertanya. Sebab saya adalah orang ahli dari segala ahli, intinya inti, core of the core."

Aku tertawa, geli dan bahkan bilang bahwa ini orang edan. Keminter mungkin tepatnya kalau bahasa Jawa.
Video durasi 7 menitan itu viral di fesbuk. Bukan hanya (ya... tahulah pada komentar netizen yang maha benar) cemoohan, tapi juga olok-olok yang mungkin menyudutkan, menyakitkan, membabibuta. Amburadul seperti kata-kata yang diucapkan 'Pak Ndul'. Ia berkata begitu cepat, melesat namun terarah. Meski di lain sisi seperti layaknya orang dungu.

Dalam hati terus bertanya-tanya, "Bagaimana mungkin tumbuh akar, kemudian berbuah dan berbunga. Sementar anakan pisang (bibit) dikembangbiakkan melalui tunas. Disebatluaskan bisa jika si anakan tadi sudah mempunyai akar yang kuat. Siapa orang ini? Doktor, profesor, pemikir besar atau justru orang yang numpang tenar. Dalam artian aji mumpung di saat dunia sedang dilanda kenarsisan yang akut.

Pertanyaan demi pertanyaan itu terus membludak sampai bercokol di luar kendali. Aku kepo. Sejak itu, rajinnya aku menonton video 'bodoh' itu di You Tube. Semakin aku liat, semakin rasanya aneh namun kagum. Sebab, viewersnya bisa mencapai angka 8,8 juta. Luar biasa bukan? Ya, orang yang dianggap 'tolol' tadi dtonton terus menerus. Bahkan kuotaku kerap sekarat mengulang-ulang adegan nyelenehnya itu. Anjrit. Ini orang bisa mengocok perut. Dan, tentu tak kalah menariknya kau bisa melupakan politik.

Ini yang mungkin disebut 'trend'. Sebab kondisi pasar berubah-ubah tergantung musim. Artinya setiap saat selera konsumen cenderung berubah seiring zaman berganti. Ibaratnya tunas itu selalu muncul dan beradaptasi dengan lingkungannya--jika ingin bertahan di peliknya sebuah persaingan.

Aku pikir, pasti orang ini: Pak Ndul dan kru. Bukanlah sekadar iseng atau cuma cuap cuap yang berujung unrespect. Rasanya bukan, dan pasti bukan itu tujuannya meramaikan dunia serba digital. Pasti konten yang dibuatnya dipikirkan dengan masak. Olah kata yang ditelaahnya dengan cermat. Sampai pada sebuah ide 'mengalihkan' dunia (dunia maya) sejenak. Sebab pasti tak mudah mengerjakan skenario 'asal asalan' tapi tak setengah hati. Pasti ada visi dan misi di dalamnya.

Tak banyak yang tahu bukan, jika di chanel You Tubenya Dedy Corbuzeir, Pak Ndul 'blak blakan'.  Ia seakan 'membocorkan' rahasia dibalik rahasia briliannya itu. Tahulah kita jika orang yang besar itu mampu merenovasi setiap ide di kepalanya. Karena di masa sekarang mungkin 'ide' sudah lama punah. Tapi 'pembaruan' itu selalu ada. Itu yang sering kita sebut upgrade.

Aku jadi teringat pelajaran tentang SOP bagaimana sebuah Fried Chicken bekerja. Microsoft, Google sampai Fesbuk yang mulainya berawal dari 'tatap muka'. Tentu saja seluruhnya bukanlah ide baru. Di tangan orang kreatif hal-hal yanh bodoh, gila, ngawur, tak masuk akal, adalah sebuah tantangan tersendiri menjinakkannya.

Maka, ketika sebagian orang membuat video You Tube sekadar ingin tenar dan menambah income dari adsense. Maka, Watu Guyon mencari tahu bagaimana media itu bekerja. Seperti ketika alogaritma itu naik-turun. Atau kenapa orang harus tertawa, memuji atau justru memaki. Setiap sepersekian detik polah akun-akun terkenal itu diamati, dianalisa, diujicoba bahkan mencapai sebuah titik jenuh munhkin juga putus asa. Dan, sayangnya Pak Ndul bukanlah orang yang pesimis apalagi patah arang. Ia dengan segala 'kebodohannya' itu nrimo dan eling. Bahwa dalam setiap adegan yang dibuatnya tak hanya sebuah kerja keras semata. Tapi kerja cerdas yang outputnya begitu istimewa. Maka semakin hari aku dan mungkin orang-orang di luar sana berdecak kagum. Kemudian berkata, "Wah...."

Komentar

Postingan populer dari blog ini

OM TELOLET OM...!!!

Mentor

Mental Anak Rantau